За рубежом

В Індонезії рятують самку орангутана. В її тілі знайшли 74 кулі

18 мар•NV

16 березня індонезійський чиновник повідомив, що вона повільно видужує, передає AFP. Самку зникаючого виду людиноподібних мавп знайшли важко пораненою в провінції Ачех 10 березня, після того, як чиновникам повідомили про неї жителі місцевого села. Посмотреть эту публикацию в Instagram Evakuasi Orangutan Sumatera di Desa Bunga Tanjung Kecamatan Sultan Daulat Kota Subulussalam _____________ Foto : @socp.official Bagian 1. Personil BKSDA Aceh Seksi Wilayah 2 Subulussalam bersama mitra WCS-IP dan OIC melakukan kegiatan evakuasi orangutan sumatera (Pongo abelii) di kebun warga tepatnya di Desa Bunga Tanjung Kecamatan Sultan Daulat Kota Subulussalam. Upaya evakuasiini bermula dari laporan Saudari Sanita menghubungi petugas BKSDA Aceh melalui telpon menyampaikan pengaduan tentang terjadinya konflik orangutan di Desa Bunga Tanjung Kecamatan Sultan Daulat Kota Subulussalam. Kemudian pada tanggal 9 Maret 2019 tim melakukan pengecekan ke lokasi dan dijumpai 1 (satu) ekor orangutan di pohon nangka serta sarang dan bekas makanan seperti pelepah daun sawit dan daun kelapa.

Orangutan terisolasi di kebun sawit milik seorang warga. Menurut warga setempat orangutan tersebut dalam kondisi kurang sehat bahkan pengakuan anak-anak sekitar areal kejadian menyatakan orangutan tersebut sudah terkena alat dodos kelapa sawit bahkan anak orangutan tersebut sempat diambil dari induknya. Selanjutnya pada hari Minggu tanggal 10 Maret 2019, Tim BKSDA Aceh bersama dengan personel WCS-IP dan HOCRU-OIC turun ke lokasi ditemukannya orangutan sumatera di Kecamatan Sultan Daulat dan berhasil mengevakuasi dua individu orangutan terdiri dari anak dan induknya, dengan melakukan pembiusan terhadap induk OU. Dari pemeriksaan awal di lapangan, diketahui bahwa induk Orangutan dalam kondisi terluka parah karena benda tajam pada tangan kanan, kaki kanan serta punggung. Selain itu didapati juga kedua mata induk OU terluka parah karena tembakan senapan angin. Sedangkan bayi OU yang berumur 1 bulan, dalam kondisi kekurangan nutrisi parah dan shock berat. Tim kemudian bergegas membawa kedua orangutan tersebut ke Pusat Karantina Orangutan di Sibolangit, Sumatera Utara,

yang dikelola Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) melalui Program Konservasi Orangutan Sumatera (SOCP), untuk dilakukan perawatan intensif. Namun dalam perjalanan anak orangutan mati diduga karena malnutrisi. Anak OU kemudian dikuburkan di Pusat Karantina Orangutan di Sibolangit Sumatera Utara. Bagian 2 👇 Публикация от BKSDA ACEH (@bksdaaceh) 12 Мар 2019 в 11:18 PDT Її стан був критичним, разом з нею знайшли дитинча, якому був місяць. Їх виявили під фруктовим деревом на плантації одного з жителів села. "Орангутани прийшли на плантацію жителя села, і власник вирішив, що вони - загроза та спробував прогнати тварин", - розповів голова природоохоронної установи Ачеха Сапто Аджи Прабово. Представники влади спробували врятувати тварин, але дитинча померло від недоїдання. Самці дали ім'я Хоуп (надія англійською - ред.), за кілька днів вона почала одужувати. "Хоуп кращає, вона починає ... їсти", - розповів Сапто Аджи Прабово. Посмотреть эту публикацию в Instagram Flash Update about Orangutan 'Hope' from SOCP Quarantine and Rehabilitation Center in North Sumatra.

Three days under the care and monitoring of the SOCP Vet team, Orangutan 'Hope' looks in better condition. She is starting to eat some fruits and drink milk. But she's still in the intensive care cages. SOCP Vet team is planning to conduct further medical treatment for her bone fracture soon. Stay updated with us and give your best hope to orangutan 'Hope'. . . Help us to continue the SOCP's much needed welfare and conservation work for orangutan and its habitat. Please visit : www.sumatranorangutan.org/donate [Link on Bio] . . Update terkini tentang Orangutan 'Hope' di Pusat Karantina dan Rehabilitasi Orangutan YEL-SOCP di Sumatera Utara. Setelah tiga hari dalam perawatan dan monitoring intensif tim dokter hewan YEL-SOCP, orangutan 'Hope' tampak dalam kondisi membaik. Dia sudah mulai makan beberapa jenis buah dan juga minum susu. Tapi orangutan masih dalam kandang fasilitas perawatan intensif. Tim dokter hewan sedang merencanakan untuk melakukan tindakan medis lanjutan terhadap kondisi patah tulang yang dialaminya. Tetap update informasi nya dengan kita dan sampaikan harapan terbaikmu untuk orangutan 'Hope'.

. . Bantu kami untuk melanjutkan program-program konservasi orangutan dan habitatnya di Sumatera. Silahkan kunjungi : www.sumatranorangutan.orgdonate (Link ada di Bio] #SaveOrangutan #SumatranOrangutan #OrangutanRehablitation #Hope #StopSenapanAngin #74Peluru #SOCP #YEL #PanEco Публикация от SOCP (@socp.official) 15 Мар 2019 в 3:11 PDT За даними Міжнародного союзу охорони природи, орангутани перебувають під загрозою зникнення, у світі їх залишилося близько 100 тисяч. Працівники плантацій та жителі сіл іноді нападають на них, оскільки вважають їх шкідниками, а браконьєри ловлять їх, щоб продавати як домашніх тварин. "Ми з'ясуємо, чи був це звичайний випадок, чи (в цьому - ред.) була замішана мафія", - заявив Джефрізал, який відповідає за охорону правопорядку у природоохоронній установі Ачеха, і, як і багато індонезійців, має лише одне ім'я. Фермерів та мисливців звинувачують у низці смертельних нападів на мавп. У 2018 році чотирьох індонезійців заарештували за те, що вони вбили орангутана, вистріливши в нього із пневматичної гвинтівки близько 130 разів.

Читайте еще